Kamis, 21 Maret 2019

Materi 4 Kurikulum


KOMPONEN KURIKULUM DAN PENGEMBANGANNYA
            Menurut Wina Sanjaya (2008) kurikulum adalah sebuah dokumen perencanaan yang berisi tentang tujuan yang harus dicapai, isi materi dan pengalaman belajar yang harus dilakukan oleh siswa, strategi dan cara yang dapat dikembangkan, evaluasi yang dirancang untuk mengumpulkan informasi tentang pencapaian tujuan, serta implementasi dari dokumen yang dirancang dalam bentuk nyata. ( Dalam buku Dr. Ahmad Yani, M. Si Mindset Kurikulum 2013 hlm. 6)

Kurikulum sebagai suatu sistem keseluruhan memiliki komponen-komponen yang saling berkaitan antara satu dengan yang lainnya : (Dalam buku Prof. Dr. Oemar Hamalik hlm. 23-30)
a.      Tujuan Kurikulum
Tujuan pendidikan tiap satuan pendidikan harus mengacu kearah pencapaian tujuan pendidikan nasional, sebagaimana telah ditetapkan dalam Undang-undang No. 2 Tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Kurikulum merupakan suatu alat pendidikan dalam rangka pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Kurikulum menyediakan kesempatan yang luas bagi peserta didik untuk mengalami proses pendidikan dan pembelajaran untuk mencapai target tujuan pendidikan nasional.
Menurut saya setiap kurikulum yang ditetapkan harus mengacu pada pencapaian tujuan pendidikan nasional. Dan setiap mata pelejaran yang dirancang dalam kurikulum juga mengacu pada tujuan pendidikan nasional. Meskipun tujuan setiap meta pelajaran berbeda tetapi tujuan utamanya haruslah tetap sama.

b.      Materi Kurikulum
Materi kurikulum pada hakikanya adalah isi kurikulum. Dalam Undang-undang Pendidikan tentang Sistem Pendidikan Nasional telah ditetapkan, bahwa. . .”Isi kurikulum merupakan bahan kajian dan pelajaran untuk mencapai tujuan penyelenggaraan satuan pendidikan yang bersangkutan dalam rangka upaya pencapaian tujuan pendidikan nasional” (Bab IX, Ps. 39).
     Menurut saya sama seperti halnya dengan tujuan kurikulum, materi (isi/bahan) kurikulum dalam setiap pembelajaran harus dapat mencapai tujuan pendidikan nasional meskipun berbeda dalam setiap tujuan satuan pendidikan. Materi kurkulum tersebut diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi peserta didik dalam memahami setiap pembelajaran dan mampu menciptakan proses pembalajaran yang menyenangkan bagi peserta didik sehingga mereka tidak bosan dalam kegiatan pembelajaran.

c.       Metode (Strategi/pendekatan)
Metode adalah cara yang digunakan untuk menyampaikan materi pembelajaran dalam upaya mencapai tujuan kurikulum. Metode atau strategi pembelajaran menempati fungsi yang penting dalam kurikulum, karena memuat tugas-tugas yang perlu dikerjakan oleh siswa dan guru. Ada 3 pendekatan yang dapat di gunakan oleh guru dalam proses pembelajaran yaitu :
-          Pendekatan harus berpusat pada mata pelajaran, maksudnya adalah materi pembelajaran harus sesuai atau fokus dengan mata pelajaran yang akan dipelajari anak pada saat itu.
-          Pendekatan yang berpusat pada siswa, maksudnya adalah pemmbelajaran yang akan dilakukan harus sesuai dengan kebutuhan, minat dan bakat siswa. Dengan pendekatan ini siswa akan lebih mudah dalam memahami dan menerima setiap pembelajaran yang diberikan oleh guru.
-          Pendekatan yang berorientasi pada kehidupan masyarakat, maksudnya adalah dalam proses pembelajaran kita harus melibatkan anak dalam kehidupan masyarakat. Hal ini dapat dilakukan dengan cara melakukan kegiatan karyawisata, berkemah dan kegiatan lain yang dapat membangun hubungan anak dengan masyarakat.

d.      Evaluasi
Evalusai merupakan suatu komponen kurikulum, karena kurikulum adalah pedoman penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar. Dengan evaluasi dapat diperoleh informasi yang akurat tentang penyelenggaraan pembelajaran dan keberhasilan belajar siswa.
Maksudnya yaitu dengan adanya evaluasi guru dapat melihat keberhasilan belajar siswa dan dengan evaluasi guru dapat melihat permasalahan dan penyelesaian terhadap proses belajar siswa sehingga dengan begitu guru bisa memilih pendekatan lain untuk memperbaiki kegagalan dalam pembelajaran.

SUMBER :
Dr. Ahmad Yani, M. Si. 2013. Mindset kurikulum 2013. Bandung: Alfabeta
Prof. Dr. Oemar Hamalik.  1994. Kurikulum dan Pembelajaran.  Bandung: Bumi Aksara

6 komentar:

  1. Jadi pencapaian tujuan pendidikan nasional itu seperti apa dian? Coba jelaskan
    Terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tujuan pendidikan nasional itu adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia indonesia seutuhnya, yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, kepribadian yang mantap dan mandiri serta rasa tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

      Nah pencapaian pendidikan nasional itu yaitu anak didik tersebut sudah mampu untuk mandiri, sudah menjadi manusia seutuhnya yaitu manusia yang beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa, sudah memiliki banyak keterampilan dan pengetahuan sehingga dia memiliki kehidupan dan masa depan yang baik.

      Hapus
  2. Jika komponen kurikulum tidak lengkap apa yang terjadi ? Jelaskan

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menurut saya apabila komponen kurikulum trsebut tdak lengkap maka tujuan pendidikan yang telah di tetapkan kemungkinan tidak tercapai.
      Karena komponen kurikulum tersebut saling berkaitan satu dengan yang lainnya.

      Contoh : Tidak adanya komponen metode/strategi atau pendekatan maka proses pembelajaran tidak akan berjalan lancar dan tujuan pendidikan tidak akan tercapai.

      Hal ini dapatkan kita kaitkan dengan pendidikan anak usia dini. Seperti yang kita ketahui bahwa anak usia dini itu mudah bosan, jenuh dan tidak bisa diam apabila pembelajran teraebut tidak menarik baginya. Maka di sini lah kita menggunakan pendekatan atau metode suoaya pembelajaran lebih menarik bagi anak, sehingga anak bisa lebih fokus terhadap apa yang diberikan guru sehingga tujuan pendidikan bisa tercaoai.

      Hapus

  3. Coba jelaskan keterkaitan antara semua pendekatan yang dilakukan oleh guru dalam proses pembelajran..

    BalasHapus