ALIRAN FILSAFAT DAN FILSAFAT
PENDIDIKAN SERTA PANDANGANNYA TERHADAP PENDIDIKAN
ALIRAN-ALIRAN DALAM FILSAFAT
PENDIDIKAN
1. Progresivisme
a.
Latar
belakang
Progresivisme bukan merupakan suatu bangunan filsafat atau aliran
filsafat yang berdiri sendiri, melainkan merupakan suatu gerakan dan
perkumpulan yang didirikan pada tahun 1918.
Gerakan progresif terkenal luas karena reaksinya terhadap formalism dan
sekolah tradisional yang membosankan, yang menekankan disiplin keras, belajar
pasif, dan banyak hal-hal kecil yang tidak bermanfaat dalam pendidikan.
Menurut saya progresivisme merupakan suatu gerakan yang menentang atau
yang memberikan reaksi terhadap sekolah yang memiliki aturan yang sangat
menekan pada siswa dan sekolah yang mementingkan hal-hal kecil yang idak
bermanfaat bagi pendidikan siswa.
b.
Tokoh
dan pengaruhnya dalam pendidikan
c.
Strategi
progresivisme
Filsafat progresif berpendapat bahwa pengetahuan yang benar pada masa
kini mungkin tidak benar di masa mendatang. Karenanya, cara terbaik
mempersiapkan para siswa untuk suatu masa depan yang tidak diketahui adalah
membekali mereka dengan strategi-strategi pemecahan masalah yang memungkinkan
mereka mengatasi tantangan-tantangan baru dalam kehidupan dan untuk menemukan
kebenaran-kebenaran yang relevan. Melalui analisis diri dan refleksi yang
berkelanjutan, individu dapat mengidentifikasi nilai-nilai yang tepat dalam
waktu yang dekat.
Menurut saya dalam strategi progresif ini pendidik memberikan kebebasan
kepada setiap siswa untuk menentukan pengalaman-pengalaman sekolahnya. Dengan adanya
kebebasan mereka bisa menghadapi atau mengatasi tantangan yang akan terjadi
pada kehidupannya nantinya.
d.
Pendidikan
Progresivisme didasarkan pada keyakinan bahwa pendidikan harus berpusat pada
anak (child centered) bukannya
memfokuskan pada guru atau bidang muatan. Kualitas atau hasil dari pendidikan,
tidak ditentukan dengan menentukan atau menetapkan suatu ukuran yang berlaku
secara mutlak dan abadi. Norma atau nilai kebenaran yang abadi tidak dapat
dijadikan ukuran untuk menentukan berhasil tidaknya usaha pendidikan. Pendidikan
dapat diartikan sebagai suatu rekonstruksi pengalaman yang berlangsung secara
terus menerus.
Menurut saya progresivisme dalam pendidikan lebih mementingkan proses dari
pada hasilnya. Karena dengan dalam proses tersebut anak dapat menentukan
pengalaman sekolahnya. Dan dalam hal ini pendidikan harus lebih terpusat pada
setiap perkembangan anak atau peserta didik.
e.
Potret
Guru Progresivisme
Pak Husen mengajar IPS di suatu sekolah menengah. Ia tampaknya bergaul
baik dengan para siswa. Ia suka memberi siswa kebebasan memilih sebanyak
mungkin di kelas. Karena itulah, ruanggannya dibagi-bagi menjadi pusat-pusat
minat dan aktivitas, dan para siswa bebas memilih di mana mereka ingin
menghabiskan waktu mereka.
Sebanyak mungkin ia membawa pengetahuan buku teks pada kehidupan dengan member
para siswa pengalaman-pengalaman yang tepat, seperti kunjungan lapangan, proyek
kelompok kecil, aktivitas simulasi, bermain peran, eksploasi internet dan
sebagainya.
Menurut
saya potret guru progresivisme dalam pendidikan anak usia dini yaitu seperti
guru mengajak anak untuk melakukan kegiatan menggambar. Dalam kegiatan ini guru
tidak menentukan gambar apa yang harus di buat oleh anak tetapi memberikan
kebebasan kepada anak gambar apa yang ingin di gambarnya sesuai dengan ide dan
pemikirannya tanpa harus ada penekanan dan keharusan yang diberikan guru.
SUMBER :
Drs. Uyoh Sadulloh, M.Pd.2010. Pengantar Filsafat Pendidikan. Bandung: Alfabeta
Coba novita jelaskan hal hal kecil yg tidak bermanfaat bagi pendidikan dan berikan contohnya?
BalasHapusMenurut saya hal kecil yang tidak bermanfaat bagi pendidikan itu adalah suatu hal atau kegiatan yang di lakukan sekolah yang tidak ada sama sekali memberikan manfaat bagi anak seperti contohnya dalam belajar anak hanya di berikan belajar pasif tanpa memberikan kesempatan pada anak untuk mengeluarkan hasil pikirannya dan pendapatnya. Hal ini dapat membuat anak bosan sehingga pembelajaran yang di berikan guru tidak ada yang di peroleh anak
Hapus