HAKIKAT
PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A.
KONSEP PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Perencanaan berasal dari kata rencana yaitu
pengambilan keputusan tentang apa yang harus dilakuk an untuk mencapai tujuan.
Dengan demikian, proses suatu perencanaan harus dimulai dari penetapan tujuan
yang akan dicapai melalui analisis kebutuhan serta dokumen yang lengkap,
kemudian mentapkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan
tersebut. Ely (1979), mengatakan bahwa perencanaan itu pada dasarnya adalah
suatu proses dan cara berfikir yang dapat membantu menciptakan hasil yang
diharapkan.
Perencanaan adalah
menyelesaikan dan menghubungkan pelajaran dengan kegiatan
anak didik di sekolah jadi yang di maksud dengan konsep perencanaan
pembelajaran adalah pembelajaran yang telah di susun bersama para ahli bidang
ilmu masing-masing demi terlaksananya suatu pembelajaran. Dan pembelajaran itu
sendiri menurut Degeng adalah upaya untuk membelajarkan siswa dalam upaya
menuntut ilmu. Dan di dalam metode ini guru di tuntut umtuk mengembangkan
metode yang telah di tetapkan yaitu
metode penilaian, penetapan, dan pengembangan.
Pembelajaran dapat di artikan sebagai
proses kerja sama antara guru dan siswa dalam memanfaatkan segala potensi dan
sumber yang ada baik potensi yang bersumber dari dalam diri siswa itu sendiri
seperti minat, bakat dan kemampuan dasar yang dimiliki termasuk gaya belajar
maupun potensi yang ada di luar diri siswa seperti lingkungan, sarana dan
sumber belajar sebagai upaya untuk mencapai tujuan belajar tertentu. Sebagai
proses kerja sama, pembelajaran tidak hanya menitik beratkan pada kegiatan
guru atau kegiatan siswa saja, akan tetapi guru dan siswa secara bersama-sama
berusaha mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan.
Pembelajaran atau
pengejaran pada dasarnya merupakan kegiatan guru/dosen menciptakan situasi agar
siswa/mahasiswa belajar. Tuujan utama dari pembelajaran adalah agar
siswa/mahasiswa belajar. Mengajar dan belajar merupakan dua kegiatan yang dapat
dapat dipisahkan, ibarat sebuah mata uang yang bermata dua. Bagaimanapun
baiknya guru/dosen mengajar, apabila tidak terjadi proses belajar maka
pengajarannya tidak baik atau tidak berhasil. Sebaliknya, meskipun cara atau
metode yang digunakan guru/dosen sangat sederhana, tetapi apabila mendorong
para siswa atau mahasiswa banyak belajar, pengajaran tersebut cukup berhasil.
Dari kedua makna tentang konsep
perencanaan dan konsep pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa perencanaan
pembelajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berfikir secara rasional
tentang sasaran dan tujuan pembelajaran tertentu. Yakni perubahan perilaku
serta rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai upaya pencapaian
tujuan tersebut dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber belajar yang ada.
Hasil akhir dari proses pengambilan keputusan tersebut adalah tersusunnya
dokumen yang berisi tentang hal-hal diatas sehingga selanjutnya dokumen
tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam melaksanakan proses
pembelajaran.
Jadi konsep
perencanaan pembelajaran ada berupa garis besar ( outline ) antara apa yang
akan di kerjakan oleh guru dan juga pederta didik selama dalam proses
pembelajaran. Baik untuk sekali pertemuan maupun meliputi beberapakali
pertemuan. Disini nampak mana guru yang telah berpalaman dan mana yang belum
berpengalaman.
B.
FUNGSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Perencanaan pembelajaran
yang hakikatnya merupakan merupakan perencanaan pembelajaran jangka pendek
untuk mempekirakan atau memproyeksikan apa yang akan di lakukan dalam
pembelajaran tersebut. Jadi kita mengetahui itulah fungsi dari perencanaan
pembelajaran dimana setiap mata pelajaran atau kurikulum haruslah di susun
dengan cara sistimatik untuk dan menyeluruh yang sesuai dengan sistim
pendididkan nasional . Secara umum, perencanaan pengajaran mempunyai fungsi-fungsi berikut :
·
Memberi pemahaman yang
lebih jelas pada guru tentang tujuan pendidikan sekolah dan hubungan nya dengan
pengajaran yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan
·
Membantu guru
memperjelas pemikiran tentang sumbangan pengajarannya terhadap pencapaian
tujuan pendidikan
·
Menambah keyakinan guru
atas nilai-nilai pengajaran yang diberikan dan prosedur yang dipergunakan
·
Membantu guru dalam upaya
mnegenal berbagai kebutuhan dan minat murid serta mendorong motivasi belajar
·
Mengurangi kegiatan yang
bersifat trial and error dalam mengajar, berkat adanya organisasi kurikuler
yang lebih baik, metode yang tepat dan menghemat waktu
·
Murid-murid akan menghormati
guru yang dengan sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk mengajar sesuai
dengan harapan mereka
·
Memberi kesempatan bagi
para guru untuk memajukan pribadi dan perkembangan profesionalnya
·
Membantu guru
memiliki rasa percaya diri sendiri dan jaminan atas diri sendiri
·
Membantu guru
memelihara kegairahan mengajar dan senantiasa memberikan bahan-bahan yang
actual pada murid
Jadi fungsi dari
perencanaan pembelajaran itu sendiri tergantung dari guru sebagai pendidik
wajib memiliki persiapan apa yang kita ajarkan pada anak didk kita, dosa
hukumnya bagi guru yang tidak memiliki perencanaan pembelajaran, hal tersebut
dapat merusak mental dan moral peserta didik. Di sini guru harus paham dengan
komponen komponen dalam pengembangan RPP yaitu kompetensi inti, kompetensi
dasar, materi standar, hasil belajar, indikator hasil belajar, penilaian dan
prosedur pembelajaran.
C.
TUJUAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Yang di maksud dengan
tujuan perencanaan pembelajaran adalah di sini adalah di mana pernyataan
tentang hasil pembelajaran apa yang akan di terapkan oleh guru kepada siswa.
Tujuan ini bisa sangat umum dan sangat khusus atau di mana saja dalam kontinu
khusus.
Di dalam tujuan
perencanaan pembelajaran banyak pengertian yang di utarakan oleh para ahli
tentang tujuan dan fungsinya itu sama. Di samping juga ada perbedaan dengan
sudut pandang garapannya. Robert f magor (1962) yang mengatakan tujuan
perencanaan pembelajaran adalah sebagai prilaku yang hendak di capai oleh siswa
pada kondisi dan tingkat tertentu.
Tujuan pembelajaran
adalah kegiatan pembelajaran diarahkan pada pencapaian tujuan belajar. Tujuan
memberikan arah terhadap semua kegiatan dan bahan yang akan disajikan. Setiap
bahan dan pendekatan mengajar dirancang dan dilaksanakan dengan maksud
pencapaian tujuan secara maksimal. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk
perilaku performansi. Tujuan tersebut ada yang berkenaan dengan ranah kognitif,
efektif ataupun psikomotor.
Perencanaan pembelajaran memainkan peran
penting dalam memandu guru untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik dan
pengajar dalam melayani kebutuhan peserta didiknya. Perencanaan pembelajaran
juga dimaksudkan sebagai langkah awal sebelum proses pembelajaran
berlangsung.kaitannya dengan hal tersbut maka tujuan dilakukannya kegiatan
perencanaan pembelajaran dapat dirincika sebagai berikut.
·
Sebagai petunjuk arah
kegiatan dalam mencapai sassaran tujuan pembelajaran
·
Sebagai pola dasar dalam
mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam Kegiatan
pembelajaran
·
Sebgai pedoman kerja
bagi setiap unsur baik unsur guru maupun unsur peserta didik
·
Sebagai alat untuk
mengukur efektif tidaknya suatu program pembelajaran
·
Sebagai bahan penyusunan
dan agar terjadi keseimbangan kerja dalam proses pengimplementasian suatu
program pembelajaran
D.
KOMPONEN PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Komponen perencanaan
pembelajaran yaitu merupakan suatu sistem pelaksanaan pembelajaran yang
merupakan introgasi dari beberapa komponen yang memiliki fungsi tersendiri
dengan maksud dan tujuan agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan
jalurnya.
Dalam komponen
perencanaan pembelajaran akan ada saling interaksi yang terjadi siswa, guru,
teman, alat yang mana dalam komponen perencaanaan pembelajaran akan terdapat
bahan bahan di gunakan pada siswa seperti tujuan, bahan materi, strategi dan
evaluasi pembelajaran.
·
Identitas
Identitas meliputi identitas satuan pendiidikan
( sekolah/madrasah ), kelas, semester, program keahian ( jika ada
)mata pelajaran dan jumlah pertemuan dan alokasi waktu.
·
Standar kompetensi
Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan
minimal peserta didik yang menggambarkan penguasaan pengetahuan,
sikap dan keterampilan yang diharapkan dicapai pada setiap kelas
dan semester pada suatu mata pelajaran.
·
Kompetensi dasar
Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus
dikuasai peserta didik dalam mata pelajaran tertentu sebagai tujuan
penyusunan indicator kompetensi yang akan dicapai peserta
didikIndkator pencapaian kompetensi
Indicator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat
diukur/observasi untuk menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar
tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
·
Tujuan pembelajaran
Tujuan pembelajaran menggambarkan proses
dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh peserta didik sesuai
dengan kompetensi dasar.
·
Materi ajar
Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip
dan prosedur yang relevan dan diusulkan ke dalam bentuk butir-butir
yang sesuai dengan rumusan indicator pencapaian kompetensinya.
·
Alokasi waktu
Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan
keperluan untuk pencapaian kompetensi dasar dan bebean belajar
pesreta didik.
·
Metode pembelajaran
Metode pembelajaran digunakan oleh guru
untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik
mencapai kompetensi dasar/seperangkat indicator yang telah ditetapkan dalam
perumusannya.
·
Kegiatan pembelajaran
Kegiatan pembelajaran meliputi : (1)
pendahuluan. Kegiatan pendahuluan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum
memasuki kegiatan inti pembelajaran. Kegiatan inti pembelajaran. (2) kegiatan
inti. Adapun yang dimaksud dengan kegiatan inti pembelajaran adalah suatu
kegiatan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar (KD) kegiatan
pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan , menantang
, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang
yang cukup bagi prakarya, kreativitas dan kemandirian yang sesuai dengan bakat,
minat dan perkembangan fisik seta psikologis peserta didik. (3). Penutup.
Kegiatan penutup adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas
pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk pemberian rangkuman.penyimpulan
materi ajar, penilaian, refleksi, umpan balik termasuk dalam bentuk pemberian
tindak lanjut
Macam macam komponen
yang ada pada kompenen perencanaan pembelajaran yaitu: :
1. tujuan yaitu tujuan pembelajaran umum meliputi standar
kompotensi
2. strategi pembelajaran yaitu suatu cara yang di gunakan
untuk menympaikan informasi dan materi pembelajaran
3. media pembelajaran yaitu media yang menyedia kan
berupa sofware dan hardware untuk membantu proses interaksi antara guru dan
siswa.
4. evaluasi pembelajaran yaitu merupakan alat ,indikator
untuk menilai pencapaian tujuan tujuan telah di tentukan.
E.
PRINSIP PRINSIP PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Pengembangan rencana pembelajaran haruslah
memperhatika perhatian atau karakteristik peserta didik terhadap materi standar
yang di jadikan bahan kajian oleh peserta dididk. Dalam hal ini harus di
perhatikan agar guru jangan hanya berperan sebagai transformator tetapi harus
berperan sebagai motifator yang dapat membangkitkan gairah dan keinginan
belajar peserta didik dan mendorong mereka menggunakan berbagai variasi
media dan sumber belajar yang sesuai, serta menunjang pembentukan standar
kompotensi dan kompetensi dasar.
Beberapa prinsip yang harus di perhatikan dalam
pengembangan prinsip perencanaan pembelajaran yang dapat menyukseskan
implementasi kurikulum sebagai berikut:
1. Indikator kompetensi yang dirumuskan dalam pelaksanaan
pembelajaran harus jelas terukur dan teramati dan guru harus berpedoman
pada daftar kata kerja operasional (kko) yang ada.
2. kegiatan pembelajaran yang di susun dan di kembangkan
harus sesuai dengan kompetensi dasar, indikator pembelajaran yang
mengitregasikasikan metode pelajaran yg lebih efektif.
3. harus ada media dan sumber belajar yang di pilih.
4. harus ada kordinasi antar komponen pelaksana program
di sekolah.
Prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran:
·
Setiap perencanaan
pembelajaran harus secara utuh memuat kompetensi dasar sikap spiritual,sosial,
pengetahuan, dan keterampilan
·
Satu rencana pembelajaran
dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih
·
Memerhatikan perbedaan
individupesreta didik
·
Berpusat pada peserta
didik
·
Berbasis konteks
·
Berorientasi keahlian
·
Mengembangkan
kemandirian belajar
·
Memberikan umpan balik
dan tindak lanjut pembelajaran
·
Memiliki keterkaitan dan
keterpaduan antar kompetensi dan antar muatan
·
Memanfaatkan tenologi,
informasi dan komunikasi
SUMBER :
Syafrudin Nurdin. 2016. Kurikulum dan Pembelajaran.
Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hamzah B. Uno. 2005. Perencanaan Pembelajaran.
Jakarta: PT Bumi Aksara.
Amiruddin. 2016. Perencanaan Pembelajaran. Yogyakarta:
Dua Satria Offset.
Luluk Asmawati. 2014. Perencanaan Pembelajaran PAUD.
Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Oemar Hamalik. 2007. Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT
Remaja Rosdakarya.
Perencanaan Pembelajaran Konteporer
Berbasis Penerapan Kurikulum . Depublish. Yogyakarta. 2018 ( tersedia di
books.google.co.id ) halaman : 65 . kata kunci : Komponen Perencanaan
Pembelejaran
Bagi seorang guru paid apa fungsi dari perencanaan pembelajaran itu??
BalasHapus