Kamis, 30 Mei 2019

Materi 8 Kurikulum



HAKIKAT PERENCANAAN PEMBELAJARAN
A.    KONSEP PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Perencanaan berasal dari kata rencana yaitu pengambilan keputusan tentang apa yang harus dilakuk an untuk mencapai tujuan. Dengan demikian, proses suatu perencanaan harus dimulai dari penetapan tujuan yang akan dicapai melalui analisis kebutuhan serta dokumen yang lengkap, kemudian mentapkan langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mencapai tujuan tersebut. Ely (1979), mengatakan bahwa perencanaan itu pada dasarnya adalah suatu proses dan cara berfikir yang dapat membantu menciptakan hasil yang diharapkan.
Perencanaan adalah menyelesaikan dan menghubungkan pelajaran dengan kegiatan anak didik di sekolah jadi yang di maksud dengan konsep perencanaan pembelajaran adalah pembelajaran yang telah di susun bersama para ahli bidang ilmu masing-masing demi terlaksananya suatu pembelajaran. Dan pembelajaran itu sendiri menurut Degeng adalah upaya untuk membelajarkan siswa dalam upaya menuntut ilmu. Dan di dalam metode ini guru di tuntut umtuk mengembangkan metode yang telah  di tetapkan yaitu metode penilaian, penetapan, dan pengembangan.
Pembelajaran dapat di artikan sebagai proses kerja sama antara guru dan siswa dalam memanfaatkan segala potensi dan sumber yang ada baik potensi yang bersumber dari dalam diri siswa itu sendiri seperti minat, bakat dan kemampuan dasar yang dimiliki termasuk gaya belajar maupun potensi yang ada di luar diri siswa seperti lingkungan, sarana dan sumber belajar sebagai upaya untuk mencapai tujuan belajar tertentu. Sebagai proses kerja sama, pembelajaran tidak hanya menitik beratkan pada kegiatan guru atau kegiatan siswa saja, akan tetapi guru dan siswa secara bersama-sama berusaha mencapai tujuan pembelajaran yang sudah ditentukan.
Pembelajaran atau pengejaran pada dasarnya merupakan kegiatan guru/dosen menciptakan situasi agar siswa/mahasiswa belajar. Tuujan utama dari pembelajaran adalah agar siswa/mahasiswa belajar. Mengajar dan belajar merupakan dua kegiatan yang dapat dapat dipisahkan, ibarat sebuah mata uang yang bermata dua. Bagaimanapun baiknya guru/dosen mengajar, apabila tidak terjadi proses belajar maka pengajarannya tidak baik atau tidak berhasil. Sebaliknya, meskipun cara atau metode yang digunakan guru/dosen sangat sederhana, tetapi apabila mendorong para siswa atau mahasiswa banyak belajar, pengajaran tersebut cukup berhasil.
Dari kedua makna tentang konsep perencanaan dan konsep pembelajaran, dapat disimpulkan bahwa perencanaan pembelajaran adalah proses pengambilan keputusan hasil berfikir secara rasional tentang sasaran dan tujuan pembelajaran tertentu. Yakni perubahan perilaku serta rangkaian kegiatan yang harus dilaksanakan sebagai upaya pencapaian tujuan tersebut dengan memanfaatkan segala potensi dan sumber belajar yang ada. Hasil akhir dari proses pengambilan keputusan tersebut adalah tersusunnya dokumen yang berisi tentang hal-hal diatas sehingga selanjutnya dokumen tersebut dapat dijadikan sebagai acuan dan pedoman dalam melaksanakan proses pembelajaran.
Jadi konsep perencanaan pembelajaran ada berupa garis besar ( outline ) antara apa yang akan di kerjakan oleh guru dan juga pederta didik selama dalam proses pembelajaran. Baik untuk sekali pertemuan maupun meliputi beberapakali pertemuan. Disini nampak mana guru yang telah berpalaman dan mana yang belum berpengalaman. 
B.     FUNGSI PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Perencanaan pembelajaran yang hakikatnya merupakan merupakan perencanaan pembelajaran jangka pendek untuk mempekirakan atau memproyeksikan apa yang akan di lakukan  dalam pembelajaran tersebut. Jadi kita mengetahui itulah fungsi dari perencanaan pembelajaran dimana setiap mata pelajaran atau kurikulum haruslah di susun dengan cara sistimatik untuk dan menyeluruh yang sesuai dengan sistim pendididkan nasional . 
Secara umum, perencanaan pengajaran mempunyai fungsi-fungsi berikut :
·         Memberi pemahaman yang lebih jelas pada guru tentang tujuan pendidikan sekolah dan hubungan nya dengan pengajaran yang dilaksanakan untuk mencapai tujuan
·         Membantu guru memperjelas pemikiran tentang sumbangan pengajarannya terhadap pencapaian tujuan pendidikan
·         Menambah keyakinan guru atas nilai-nilai pengajaran yang diberikan dan prosedur yang dipergunakan
·         Membantu guru dalam upaya mnegenal berbagai kebutuhan dan minat murid serta mendorong motivasi belajar
·         Mengurangi kegiatan yang bersifat trial and error dalam mengajar, berkat adanya organisasi kurikuler yang lebih baik, metode yang tepat dan menghemat waktu
·          Murid-murid akan menghormati guru yang dengan sungguh-sungguh mempersiapkan diri untuk mengajar sesuai dengan harapan mereka
·         Memberi kesempatan bagi para guru untuk memajukan pribadi dan perkembangan profesionalnya
·          Membantu guru memiliki rasa percaya diri sendiri dan jaminan atas diri sendiri
·          Membantu guru memelihara kegairahan mengajar dan senantiasa memberikan bahan-bahan yang actual pada murid
Jadi fungsi dari perencanaan pembelajaran itu sendiri tergantung dari guru sebagai pendidik wajib memiliki persiapan apa yang kita ajarkan pada anak didk kita, dosa hukumnya bagi guru yang tidak memiliki perencanaan pembelajaran, hal tersebut dapat merusak mental dan moral peserta didik. Di sini guru harus paham dengan komponen komponen dalam pengembangan RPP yaitu kompetensi inti, kompetensi dasar, materi standar, hasil belajar, indikator hasil belajar, penilaian dan prosedur pembelajaran.

C.    TUJUAN PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Yang di maksud dengan tujuan perencanaan pembelajaran adalah di sini adalah di mana pernyataan tentang hasil pembelajaran apa yang akan di terapkan oleh guru kepada siswa. Tujuan ini bisa sangat umum dan sangat khusus atau di mana saja dalam kontinu khusus.
Di dalam tujuan perencanaan pembelajaran banyak pengertian yang di utarakan oleh para ahli tentang tujuan dan fungsinya itu sama. Di samping juga ada perbedaan dengan sudut pandang garapannya. Robert f magor (1962) yang mengatakan tujuan perencanaan pembelajaran adalah sebagai prilaku yang hendak di capai oleh siswa pada kondisi dan tingkat tertentu.
Tujuan pembelajaran adalah kegiatan pembelajaran diarahkan pada pencapaian tujuan belajar. Tujuan memberikan arah terhadap semua kegiatan dan bahan yang akan disajikan. Setiap bahan dan pendekatan mengajar dirancang dan dilaksanakan dengan maksud pencapaian tujuan secara maksimal. Tujuan pembelajaran dirumuskan dalam bentuk perilaku performansi. Tujuan tersebut ada yang berkenaan dengan ranah kognitif, efektif ataupun psikomotor.   
Perencanaan pembelajaran memainkan peran penting dalam memandu guru untuk melaksanakan tugas sebagai pendidik dan pengajar dalam melayani kebutuhan peserta didiknya. Perencanaan pembelajaran juga dimaksudkan sebagai langkah awal sebelum proses pembelajaran berlangsung.kaitannya dengan hal tersbut maka tujuan dilakukannya kegiatan perencanaan pembelajaran dapat dirincika sebagai berikut.
·         Sebagai petunjuk arah kegiatan dalam mencapai sassaran tujuan pembelajaran 
·         Sebagai pola dasar dalam mengatur tugas dan wewenang bagi setiap unsur yang terlibat dalam Kegiatan pembelajaran
·         Sebgai pedoman kerja bagi setiap unsur baik unsur guru maupun unsur peserta didik
·         Sebagai alat untuk mengukur efektif  tidaknya suatu program pembelajaran
·         Sebagai bahan penyusunan dan agar terjadi keseimbangan kerja dalam proses pengimplementasian suatu program pembelajaran

D.    KOMPONEN PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Komponen perencanaan pembelajaran yaitu merupakan suatu sistem pelaksanaan pembelajaran yang merupakan introgasi dari beberapa komponen yang memiliki fungsi tersendiri dengan maksud dan tujuan agar pembelajaran dapat berjalan sesuai dengan jalurnya.
Dalam komponen perencanaan pembelajaran akan ada saling interaksi yang terjadi siswa, guru, teman, alat yang mana dalam komponen perencaanaan pembelajaran akan terdapat bahan bahan di gunakan pada siswa seperti tujuan, bahan materi, strategi dan evaluasi pembelajaran.
·         Identitas
 Identitas meliputi identitas satuan pendiidikan ( sekolah/madrasah ), kelas, semester, program   keahian ( jika ada )mata pelajaran dan jumlah pertemuan dan alokasi waktu.
·         Standar kompetensi
Standar kompetensi merupakan kualifikasi kemampuan minimal peserta didik yang   menggambarkan penguasaan pengetahuan, sikap dan keterampilan yang diharapkan dicapai   pada setiap kelas dan semester pada suatu mata pelajaran.
·         Kompetensi dasar
Kompetensi dasar adalah sejumlah kemampuan yang harus dikuasai peserta didik dalam mata   pelajaran tertentu sebagai tujuan penyusunan indicator kompetensi yang akan dicapai peserta   didikIndkator pencapaian kompetensi
   Indicator pencapaian kompetensi adalah perilaku yang dapat diukur/observasi untuk   menunjukkan ketercapaian kompetensi dasar tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
·         Tujuan pembelajaran
Tujuan pembelajaran menggambarkan proses dan hasil belajar yang diharapkan dicapai oleh   peserta didik sesuai dengan kompetensi dasar.
·         Materi ajar
Materi ajar memuat fakta, konsep, prinsip dan prosedur yang relevan dan diusulkan ke dalam   bentuk butir-butir yang sesuai dengan rumusan indicator pencapaian kompetensinya.
·         Alokasi waktu 
Alokasi waktu ditentukan sesuai dengan keperluan untuk pencapaian kompetensi dasar dan   bebean belajar pesreta didik.
·         Metode pembelajaran
Metode pembelajaran digunakan oleh guru untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik mencapai kompetensi dasar/seperangkat indicator yang telah ditetapkan dalam perumusannya.
·         Kegiatan pembelajaran
Kegiatan pembelajaran meliputi : (1) pendahuluan. Kegiatan pendahuluan adalah kegiatan yang dilakukan sebelum memasuki kegiatan inti pembelajaran. Kegiatan inti pembelajaran. (2) kegiatan inti. Adapun yang dimaksud dengan kegiatan inti pembelajaran adalah suatu kegiatan proses pembelajaran untuk mencapai kompetensi dasar (KD) kegiatan pembelajaran dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan , menantang , memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarya, kreativitas dan kemandirian yang sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik seta psikologis peserta didik. (3). Penutup. Kegiatan penutup adalah kegiatan yang dilakukan untuk mengakhiri aktivitas pembelajaran yang dapat dilakukan dalam bentuk pemberian rangkuman.penyimpulan materi ajar, penilaian, refleksi, umpan balik termasuk dalam bentuk pemberian tindak lanjut

Macam macam komponen yang ada pada kompenen perencanaan pembelajaran yaitu: :
1.      tujuan yaitu tujuan pembelajaran umum meliputi standar kompotensi
2.      strategi pembelajaran yaitu suatu cara yang di gunakan untuk menympaikan informasi dan materi pembelajaran
3.      media pembelajaran yaitu media yang menyedia kan berupa sofware dan hardware untuk membantu proses interaksi antara guru dan siswa.
4.      evaluasi pembelajaran yaitu merupakan alat ,indikator untuk menilai pencapaian tujuan tujuan telah di tentukan.
E.     PRINSIP PRINSIP PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Pengembangan rencana pembelajaran haruslah memperhatika perhatian atau karakteristik peserta didik terhadap materi standar yang di jadikan bahan kajian oleh peserta dididk. Dalam hal ini harus di perhatikan agar guru jangan hanya berperan sebagai transformator tetapi harus berperan sebagai motifator yang dapat membangkitkan gairah dan keinginan belajar peserta didik  dan mendorong mereka menggunakan berbagai variasi media dan sumber belajar yang sesuai, serta menunjang pembentukan standar kompotensi dan kompetensi dasar.
Beberapa prinsip yang harus di perhatikan dalam pengembangan prinsip perencanaan pembelajaran yang dapat menyukseskan implementasi kurikulum sebagai berikut:
1.      Indikator kompetensi yang dirumuskan dalam pelaksanaan pembelajaran harus jelas terukur dan teramati dan guru harus berpedoman pada daftar kata kerja operasional (kko) yang ada.
2.      kegiatan pembelajaran yang di susun dan di kembangkan harus sesuai dengan kompetensi dasar, indikator pembelajaran yang mengitregasikasikan metode pelajaran yg lebih efektif.
3.      harus ada media dan sumber belajar yang di pilih.
4.      harus ada kordinasi antar komponen pelaksana program di sekolah.
Prinsip-prinsip perencanaan pembelajaran:
·         Setiap perencanaan pembelajaran harus secara utuh memuat kompetensi dasar sikap spiritual,sosial, pengetahuan, dan keterampilan
·         Satu rencana pembelajaran dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih
·         Memerhatikan perbedaan individupesreta didik
·         Berpusat pada peserta didik
·         Berbasis konteks
·         Berorientasi keahlian
·         Mengembangkan kemandirian belajar
·         Memberikan umpan balik dan tindak lanjut pembelajaran
·         Memiliki keterkaitan dan keterpaduan antar kompetensi dan antar muatan
·         Memanfaatkan tenologi, informasi dan komunikasi

 SUMBER :


Syafrudin Nurdin. 2016. Kurikulum dan Pembelajaran. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Hamzah B. Uno. 2005. Perencanaan Pembelajaran. Jakarta: PT Bumi Aksara.
Amiruddin. 2016. Perencanaan Pembelajaran. Yogyakarta: Dua Satria Offset.
Luluk Asmawati. 2014. Perencanaan Pembelajaran PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
     Oemar Hamalik. 2007. Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Perencanaan Pembelajaran Konteporer Berbasis Penerapan Kurikulum . Depublish. Yogyakarta. 2018 ( tersedia di books.google.co.id ) halaman : 65 . kata kunci : Komponen Perencanaan Pembelejaran


 

1 komentar:

  1. Bagi seorang guru paid apa fungsi dari perencanaan pembelajaran itu??

    BalasHapus